TERLIHAT SYURGA ATAU NERAKA KETIKA SUKRATUL MAUT  

Posted by lakaransakinah

Bismillahhirrahmannirrahim..dengan nama allah yang maha pemurah lagi maha mengasihani

3.TERLIHAT SYURGA ATAU NERAKA KETIKA SUKRATUL MAUT.

Waktu manusia dalam keadaan maut,Allah memperlihatkan keredhaannya,atau kemurkaannya, yang berupa syurga ataupun neraka. Keredhaan,bagi orang yang mati bahagia,mendapat keampunan daripadanya.Kemurkaan, bagi orang yang matinya dalam celaka, mendapat kemarahan dan kebencian allah, kerana perbuatan durhakanya selagi ia hidup di dunia.

Dalam sebuah hadis dinyatakan pula:
Dari ubadah bin Shamit r.a. Dari Nabi s.a.w. ia bersabda: Orang mukmin, bila ia telah mendekat mati, ia diberi kegembiraan dengan memperlihatkan keredhaan dan kemuliaan Allah.Maka tidaklah sesuatu yang lebih disukainya,selain dari apa yang ada di depannya itu. Maka iapun suka menjumpai Allah, dan Allah pun suka pula menjumpainya.Dan sesungguhnya orang kafir, bila ia telah mendekat ,ia diberi gembira dengan azab siksaan Allah.Maka tidaklah sesuatu yang lebih dibencinya selain apa yang ada di depannya itu.Maka ia benci menjumpai Allah, dan Allah benci menjumpainya.. (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

4.PERBANYAKLAH MENGINGAT MATI.

Ketahuilah bahawa kita hidup didunia ini adalah sebagai orang yang sedang dalam perjalanan.Kita keluar dari tempat yang gelap,akan pergi ke tempat yang gelap pula. Kita keluar dari rahim bunda,tempat yang hanya memuatkan badan kita sahaja. Dan kemudian kita akan menuju pula ke lubang kubur, yang huga hanya sekadar tempat memuatkan badan kita pula.Demikianlah keadaan kita sekarang,yang tengah melalui jalan.Atau kita di umpamakan juga orang yang sedang berdagang(merantau), orang yang sedang mencari perbekalan untuk dibawa pulang, ke kampung yang asli, kampung akhirat, tempat kita menetap untuk selama-lamanya.Alangkah kecewanya kita, kalau perbekalan kurang.Jalan jauh yang akan ditempuh,persawangan sulit akan dihadapi, ialah sakratul maut. Bila saat mati telah datang tinggallah ayah dan bunda,tinggallah anak dan isteri yang kita sayangi tinggallah sekalian kekayaan yang ada, tak ada yang kita akan bawa ke dalam kubur, kecuali keimanan yang teguh di dada kita.dan amal ibadah yang telah kita kerjakan selagi hidup di dunia. Oleh sebab itu perbanyakanlah mengigat mati, di samping usaha kebajikan yang kita lakukan. tak ada ertinya kita mengigat mati, kalau amal ibadah tidak kita kerjakan.Orang-orang yang banyak mengingat mati, disamping amal kebajikan dikerjakannya, inilah namanya orang yang malu kepada Tuhan.


Dari Ibni Mas'ud r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. pernah berkata kepada sahabat-sahabatnya:Malulah kamu kepada Allah sebenar-benarnyamalu, ya Rasulullah, dan segala puji bagi Allah"Rasulullah menjawab" Bukan seperti yang kamu katakan itu, akan tetapi orang yang malu kepada Allah sebenar-benarnya malu,maka hendaklah dijaganya kepalanya dan apa-apa yang berharga di sekitarnya, dan hendaklah dijaga perutnya dan apa yang terkandung di dalamnya dan hendaklah ia ingati mati, dan bangkai(yang bakal hancur di dalam kubur)dan barang siapa yang ingin kebahagian akhirat, di tinggalkannya kemewahan hidup di dunia, barang siapa yang telah mengerjakan yang demikian, maka sesungguhnya ia betul malu kepada Allah sebenar-benarnya malu...... (diriwayatkan oleh Tirmizi)

This entry was posted on Thursday, August 5, 2010 at 8:16 PM . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 comments

Post a Comment